From e1e0b07944e67e4e1f983c59283f44c3c107affb Mon Sep 17 00:00:00 2001 From: "Rifqi D. Panuluh" <69516665+nuluh@users.noreply.github.com> Date: Mon, 13 Oct 2025 08:31:07 +0700 Subject: [PATCH] Proof reads and minor change --- latex/chapters/id/04_results.tex | 28 +++++++++++++--------------- 1 file changed, 13 insertions(+), 15 deletions(-) diff --git a/latex/chapters/id/04_results.tex b/latex/chapters/id/04_results.tex index 4f2e6fa..2785fbf 100644 --- a/latex/chapters/id/04_results.tex +++ b/latex/chapters/id/04_results.tex @@ -85,9 +85,9 @@ Dari Gambar~\ref{fig:scree_plot} terlihat bahwa \textit{explained ratio cumulati \subsection{Reduksi Dimensi Sebelum Visualisasi} Sebelum diterapkan metode reduksi dimensi non-linear seperti \gls{tsne} -dan \gls{pacmap}, terlebih dahulu dilakukan reduksi dimensi linear -menggunakan \gls{pca} untuk menghilangkan derau dan mengurangi kompleksitas -fitur STFT yang berukuran tinggi ($513$ dimensi). +dan \gls{pacmap}, \text{standard scaler}terlebih dahulu dilakukan pada data \textit{train split} yang kemudian reduksi dimensi linear diterapkan +menggunakan \gls{pca} untuk menghilangkan derau (\textit{noise}) dan mengurangi kompleksitas +fitur STFT yang berdimensi tinggi ($513$ dimensi). Langkah ini umum digunakan untuk meningkatkan stabilitas dan efisiensi proses embedding \parencite{JMLR:v9:vandermaaten08a}. @@ -95,9 +95,10 @@ Pada penelitian ini, beberapa nilai komponen PCA digunakan \\ ($n_\text{components}\in\{512,128,32,8\}$) untuk menilai pengaruh tingkat reduksi terhadap hasil proyeksi t-SNE dan PaCMAP. -Gambar~\ref{fig:pca_tsne_pacmap} memperlihatkan contoh visualisasi +Gambar~\ref{fig:pca_tsne_pacmap_A} dan~\ref{fig:pca_tsne_pacmap_B} memperlihatkan contoh visualisasi dua dimensi hasil reduksi berurutan PCA $\rightarrow$ t-SNE dan -PCA $\rightarrow$ PaCMAP pada dataset $\mathcal{D}_A$. +PCA $\rightarrow$ PaCMAP pada Sensor A dan B +% $\mathcal{D}_A$. \begin{figure}[H] \centering @@ -113,6 +114,7 @@ PCA $\rightarrow$ PaCMAP pada dataset $\mathcal{D}_A$. dan PCA $\rightarrow$ PaCMAP (baris bawah).} \label{fig:pca_tsne_pacmap_A} \end{figure} + \begin{figure}[H] \centering \subfloat[PCA=512]{\includegraphics[width=.24\textwidth]{chapters/img/sensor2/tsne_original.png}} @@ -128,12 +130,13 @@ PCA $\rightarrow$ PaCMAP pada dataset $\mathcal{D}_A$. \label{fig:pca_tsne_pacmap_B} \end{figure} -Hasil pada Gambar~\ref{fig:pca_tsne_pacmap} menunjukkan bahwa +Hasil pada Gambar~\ref{fig:pca_tsne_pacmap_A} dan~\ref{fig:pca_tsne_pacmap_B} menunjukkan bahwa pengurangan jumlah komponen PCA hingga 8 dimensi masih mempertahankan pemisahan antar kelas secara visual, sedangkan reduksi lebih jauh (misalnya $n_\text{components}=4$) menyebabkan beberapa klaster saling tumpang tindih (\textit{overlap}). -Temuan ini mendukung pemilihan nilai $n_\text{components}$ + +Eksplorasi data ini mendukung pemilihan nilai $n_\text{components}$ sebagai salah satu parameter penting yang diuji dalam pencarian \textit{grid} pada tahap optimasi model untuk mengurangi kompleksitas model dan efisiensi komputasi. @@ -177,19 +180,14 @@ pencarian \textit{grid} pada tahap optimasi model untuk mengurangi kompleksitas \subsection{Interpretasi dan Implikasi} Hasil eksplorasi ini menunjukkan bahwa: \begin{enumerate} - \item Variansi utama data dapat dijelaskan oleh sejumlah kecil komponen PCA, - sehingga reduksi dimensi berpotensi meningkatkan efisiensi komputasi - tanpa kehilangan informasi penting. - \item Visualisasi t-SNE dan PaCMAP memperlihatkan bahwa fitur STFT - mampu mengelompokkan kondisi struktur sesuai label kerusakan, - mendukung validitas pemilihan STFT sebagai metode ekstraksi fitur. + \item Variansi utama data dapat dijelaskan oleh sejumlah kecil komponen PCA, sehingga reduksi dimensi berpotensi meningkatkan efisiensi komputasi tanpa kehilangan informasi penting. + \item Visualisasi t-SNE dan PaCMAP memperlihatkan bahwa fitur STFT mampu mengelompokkan kondisi struktur yang cukup baik sesuai label kerusakan, mendukung validitas pemilihan STFT sebagai metode ekstraksi fitur. \item Perbedaan antara kanal sensor~A ($\mathcal{D}_A$) dan sensor~B ($\mathcal{D}_B$) tidak signifikan, sehingga keduanya dapat diperlakukan sebagai dua sumber informasi komplementer pada tahap pelatihan model. \end{enumerate} -Temuan ini menjadi dasar untuk menentukan jumlah komponen PCA -yang akan digunakan pada \textit{grid search} saat optimasi \textit{hyperparameter} model SVM. +Temuan ini menjadi dasar untuk menentukan jumlah komponen PCA yang akan digunakan pada \textit{grid search} saat optimasi \textit{hyperparameter} model SVM. \section{Hasil \textit{Coarse Grid-Search}} \label{sec:grid-results}